Malang Strudel Oleh-oleh Kota Malang

Malang Strudel oleh-oleh terbaru dari Malang

Strudel adalah kue berlapis, yang terbuat dari pastry dan di isi berbagai buah-buahan. Kue ini adalah makanan populer di jaman Hasburg Empire (1278 – 1780) di Austria. Awal dari makanan ini diperkirakan ditemukan oleh bangsa Yunani dan Turki yang di kenal sebagai Backlava. Saking populernya, makanan ini menjadi makanan favorit rakyat Austria, Jerman dan negara Eropa lainnya. Di Eropa, Strudel yang terkenal dan favorit adalah yang berisi buah apel. Di Jerman sering disebut dengan apfel strudel.

Saat Teuku Wisnu dan Shireen berjalan-jalan ke Eropa beberapa tahun silam, keduanya sangat menyukai Strudel hingga terpilihlah kue ini untuk oleh-oleh keluarga dan teman-temannya di Indonesia. Teman-teman dan keluarganya-pun ternyata juga banyak yang menyukai kue ini.

Beberapa tahun kemudian, sejak Wisnu sering datang ke Malang, dia berpikir bahwa mungkin cocok untuk membuat Strudel khas Malang dan bisa menjadi oleh-oleh Malang, karena Malang juga terkenal sebagai penghasil apel berkualitas. Strudel yg asli Austria inipun dimodifikasi disesuaikan dengan taste lokal melalui chef profesional. Hingga jadilah beberapa varian strudel khas Malang yang dijual di gerai pertama Malang Strudel di Jl Ardimulyo no 14 Singosari, Malang ini.

Sejak dibuka 24 Desember 2014 lalu, banyak komentar positif tentang rasa lezat Malang Strudel ini. Banyak pula pesanan dari luar kota, namun mohon maaf Malang Strudel hanya bisa dibeli di kota Malang, agar kue ini juga bisa menjadi “khas” oleh-oleh Malang yang tidak dijual di kota lainnya. Ayo wisata ke Malang dan jangan lupa mampir di gerai kami ya…

oleh-oleh malang

Di zaman serba mudah ini, Tak ada alasan untuk tidak bisa.

Sama seperti mereka, Secuil kisah sukses dari para UMKM Malang strudel.

1. Oni Dian Rachmatiwi, 28 tahun, Penjual Hartini Milk.

Dulunya ingin bekerja sebagai teller bank, akan tetapi dunia kewirausahaan membuatnya lebih tertantang. Bergabung dengan menjadi UMKM Malang Strudel merupakan langkah awalnya untuk terjun ke dunia bisnis yang semakin berkah tiap tahun ke tahunnya.

2. Farida Syam, 45 tahun, Penjual Pie Susu Fresh And Happy.

Ibu rumah tangga yang punya cita-cita untuk naik haji. Kegigihannya untuk menggapai impiannya naik haji, akhirnya dapat terwujud setelah bergabung dengan UMKM Malang Strudel dengan menjual produk andalannya yaitu Pie Susu.

3. Ninuk Handayaningsih, 62 tahun, Distributor UMKM Malang.

Umur bukan halangan, semakin berumur Ibu Ninuk beserta suami semakin semangat untuk mengisi hari tuanya dengan hal-hal yang positif. Salah satunya dengan menjadi Distributor UMKM dan bergabung bersama Malang Strudel. Karena ada niat, Karena ada usaha, Dan dibumbui doa maka impianpun bisa digapai. Para UMKM ini mampu menunjukkan bahwa tak ada yang sia-sia dalam berproses. Akan ada hasil yang bisa dipetik nantinya.

Siapa yang mau berusaha, Dialah pemenangnya!ㅤ

Testimoni Mereka

Malang Strudel News

AMAZING MALANG - AMAZING STRUDEL